Seorang petani berduka. Keledainya, harta tunggalnya, terperosok ke sumur. Ia minta tolong pada tetangga, tetapi usahanya sia-sia. Semua membujuk supaya ia merelakan keledainya. Dan, agar kelak bangkai si keledai tak menimbulkan bau dan penyakit, tetangga mengusulkan agar sumur itu ditimbun tanah. Sementara tanah ditimbunkan ke sumur, si keledai terus merintih. Mereka berpikir si keledai pasti sudah mati.
Namun, semua kaget ketika keledai itu melompat keluar! Ternyata, setiap gundukan tanah yang menimpa dan menyakiti si keledai itu selalu dikibaskannya, dan lama-lama menumpuk di bawah kaki dan menjadi pijakan baru baginya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar