Jumat, 09 April 2010

Konsep Pencobaan

Pernah dengar nasehat yang bilang :
"Tuhan sedang mencobaimu...."
atau
"Tuhan sedang menegurmu..."
atau
"Kembalilah ke jalan Tuhan..."
atau
"Lagi terima karma dosa kamu kali..."

Kalimat-kalimat enteng yang bersifat nasehat kayak diatas, sering kita dengan kalau kita sedang sakit agak parah, sedang tidak beruntung (usaha), atau sedang mengalami kecelakaan.

Gak salah sih... isi nasehatnya...
Tapi pertanyaannya "APAKAH TUHAN PUNYA PENDAPAT YANG SAMA?"

Nah, kalau saya berpendapat seperti ini :

Pertama, setahu saya, Tuhan TIDAK PERNAH mencobai manusia, tapi kadang MEMBERIKAN IJIN pencobaan itu mampir kepada manusia. Yang mencobai manusia itu hanya IBLIS. Jadi jangan asal bilang "Kamu sedang dicobai Tuhan..."

Kedua, bukannya kita LEBIH MUDAH mengingat Tuhan pada saat kita dalam kesusahan, daripada disaat-saat kita mengalami kejayaan? Jika kita sukses, paling-paling yang keluar dari kita adalah "Terima kasih Tuhan buat berkatMU... Amin". Trus lupa deh...
Yang diingat, gimana mau traktir teman-teman atau keluarga. Beli kado buat si-dia.

Coba kalau sedang kesulitan, sakit, kena musibah... yang keluar dari kita bukan hanya DOA yang panjang, tapi keringat dan air mata sering menyertainya.
Jadi pendapat saya, berhati-hatinya terhadap kejayaan dan kesuksesan, karena buat saya itulah pencobaan sesungguhnya.

Eeeiiiiittt, ntar dulu, bukannya bilang gak boleh sukses yah... saya cuma bilang berhati-hati.

Ketiga, buat saya ini yang sangat penting... Bahwa menerima Tuhan Yesus adalah mutlak... Sisanya hanya tambahan dan pelengkap.

Ingat Tuhan tidak pernah nawarin kita yang enak-enak kalau ikut DIA. Saya umpamakan seperti ini... Anda ditawari sebuah kotak yang didalamnya disertai dengan "keselamatan kekal", rejeki - kesulitan, berkat - kesusahan, sehat - sakit, senang - susah, untung - buntung, disayangi - disakiti, siang - malam, cerah - hujan, terhindar - kecelakaan, dll.

Semuanya dikemas dalam kotak yang bernama "Yesus", pilihan Anda : (1) AMBIL atau (2) TIDAK ? ..... hhhhmmmmm...... menunggu jawaban Anda..... hhhhmmmmm



Kenapa Anda pilih AMBIL ?
Saya yakin, karena Anda tahu kalau semua barang yang ada di"kotak" bernama Yesus itu memiliki "oposit" (berlawanan, yin dan yang), hanya satu yang tidak ada opositnya yaitu KESELAMATAN KEKAL.

Jadi kalau kita menerima "kotak" itu, ada satu yang pasti kita miliki yaitu KESELAMATAN. Sedangkan lainnya adalah pelengkap, dan buat saya pribadi tidak ada hubungannya apakah saya harus susah atau senang, apakah sedang sakit atau sehat.

Menerima Yesus = Mutlak.

Terakhir buat teman-teman pelayan Tuhan, saya cuma titip pesan, hati-hati menggunakan kata-kata yang saya maksud diawal, karena "belum tentu seorang yang sakit atau kesusahan, adalah orang yang sedang menerima ijin mengalami pencobaan".

GBU(Us, jadi gak cuma U)

Tidak ada komentar: